Thorn Birds Episode 11

13 Feb
Jung Eun panik melihat Yoo Kyung mengobrol dengan Han Byul dia pun berusaha untuk bersembunyi sementara waktu.

Yoo Kyung mengaggumi kepintaran Han Byul, saat bertanya tentang usia gadis cilik itu pun, dia teringat pada bayinya yang ia tinggalkan 6 tahun lalu. Yoo Kyung bertanya pada Han Byul
Yoo Kyung: “Mengapa ibumu begitu lama meninggalkanmu sendirian”
Han Byul: “Aku hanya perlu duduk di sini dengan tenang dan ibu pasti akan segera kembali”
Yoo Kyung: “Kau sungguh pintar.  Kalo begitu, Bibi tak perlu cemas meninggalkanmu dis ini?”
Han Byul: “Iya”
Yoo Kyung pun pamit pada Han Byul dan pergi mencari Kang Woo.

Yoo Kyung menemui Kang Woo, yang setelah bertemu dengan Yoo Kyung tetap mengedarkan pandangan ke arah lain. Yoo Kyung bertanya apakah Kang Woo mencari orang lain. Kang Woo menjawab dia hanya salah mengenali orang kemudian pergi bersama Yoo Kyung.

Setelah memastikan kepergian Yoo Kyung, Jung Eun baru keluar dan menemui Han Byul. Dia minta maaf karena terlalu lama meninggalkannya, hingga es krim yang di belinya meleleh. Jung Eun mengajak Han Byul  meninggalkan tempat itu dengan segera.

Jung Eun membawa Han Byul ke toilet wanita dan bersembunyi di salah satu kamar toilet. Han Byul bertanya mengapa mereka harus ke toilet? Apakah Ibunya ingin ke kamar buang air kecil? Jung Eun tak menjawab, dia hanya gemetaran sambil memeluk Han Byul, sangat ketakutan kehilangan anak itu. Han Byul bertanya apakah Jung Eun sakit, Jung Eun bilang tidak dan hanya tetap memeluk putri yang dibesarkannya.

Ponsel Jung Eun berdering, Han Byul kegirangan karena dia tahu yang menelpon pasti Young Joo yang mengajak mereka untuk pulang.

Di mobil Young Joo, Jung Eun bagai mayat hidup memeluk Han Byul yang terlelap tidur. Dia bahkan tak mempedulikan semua perkataan Young Joo padanya, entah itu tentang kesuksesannya bertaransaksi dengan klien dari Jepang atau pun tentang ke khawatiran Young Joo melihat Kang Woo di bandara. Young Joo heran dengan sikap Jung Eun dan bertanya apakah Jung EUn sakit? Jung Eun tak menjawab, membuat Young Joo semakin panik.


Sesampainya di rumah, Lee Ae Rin segera mengobati Jung Eun yang masuk angin karena angin laut. Han Byul menangis melihat keadaan ibunya. Young Joo pun terlihat sangat khawatir, apalagi ketika melihat Lee Ae Rin menusuk jari Jung Eun untuk mengeluarkan darh kotor yang menjadi sumber penyakitnya.

Lee Ae Rin kesal dengan keberadaan Han Byul dan Young Joo yang begitu rebut dan menyuruh keduanya keluar. Han Byul bilang dia tidak ingin keluar, begitu juga yang tampak dari sikap Young Joo. Lee Ae Rin bertanya bukankah Young Joo harus pergi ke kantor. Young Joo memeluk Han Byul yang masih menangis dan berusaha menenangkan gadis itu. Han Byul bertanya apakah Ibunya sangat kesakitan? Jung Eun menjawab tidak, dan menyuruh Han Byul untuk tidak khawatir.

Young Joo pun mengajak Han Byul untuk mengambil kerang yang dia tinggalkan di mobilnya, membuat Han Byul berhenti menangis. Young Joo mengajak Han Byul keluar, namun sebelum keluar Han Byul memeluk Jung Eun dan berkata: “ Omma jangan cemas, tidurlah dengan baik. Aku akan melindungimu” Jung Eun menjawab: “Terimakasih putriku”.  Han Byul dan Young Joo pun keluar dari kamar Jung Eun. meninggalkan Jung Eun dan Lee Ae Rin hanya berdua.

Lee Ae Rin menyarankan Jung Eun untuk segera istirahat. Jung Eun berkata, bukankah putrinya sangat lucu, Lee Ae Rin membenarkan. Jung Eun malah menangis mendengar hal itu. Lee Ae Rin bingung dengan sikap bingun dan bertanya ada apa. Jung Eun akhirnya bilang pada Ibunya bahwa Yoo Kyung telah kembali dan Yoo Kyung bertemu Han Byul saat dia pergi membeli es krim di bandara, namun Yoo Kyung tidak mengenali putrinya. Lee Ae Rin menyuruh Jung EUn untuk tegar dan berhenti menangis. Lee Ae Rin berkata: “Apakah kau tidak pernah berpikir hari ini akan tiba? Apakah kau mengira dia selamanya tidak akan pulang? Dia sudah membuang anaknya, bahkan tidak mendaftarkan namanya di akte kelahirannya. Jadi dia tidak bisa menggugat apapun padamu”
Jung Eun: “Tapi aku berkata, aku akan menjaga ibu dan anaknya sampai dia pulang”
Lee Ae Rin: “Sampai dia pulang? Tapi ini bukan setahun atau sua tahun. Ini 6 tahun hidupmu, dan dia hanya meninggalkan semuanya begitu saja”
Jung Eun: “Begitukah? Tapi aku tetap merasa ketakutan”
Lee Ae Rin memberi kekuatan pada Jung Eun. melihat putri angkatnya itu begitu rapuh.
Lee Ae Rin: “Han Byul itu putri siapa?”
Jung Eun: “Putriku”
Lee Ae Rin: “Kau putri siapa?”
Jung Eun: “Putrimu,, Putrimu,,”
Lee Ae Rin menatap Jung Eun seolah mengatakan Jung Eun jangan mencemaskan kepulangan Yoo Kyung, namun saat di luar dia pikiran Lee Ae Rin pun terganggu dengan berita kepulangan  Yoo Kyung ke Korea.

Kang Woo membawa Yoo Kyung ke kantornya Hans Film. Kang Woo sepertinya mendirikan perusahaan sendiri untuk lepas dari Haeju. Yoo Kyung bertanya tentang dimana kamarnya, Kang Woo malah balik bertanya apakah tidak apa-apa Yoo Kyung tinggal di kantor seperti itu. Yoo Kyung malah senang, karena dia merasa tidak punya kehidupan pribadi. 

Yoo Kyung disambut oleh dua orang anak buah Kang Woo yang dulunya adalah rekan kerja Kang Woo dan Yoo Kyung saat bekerja di Haeju Pic. Salah satu anak buahnya bertanya, bukan kah lebih baik berada di Holywood, mengapa Yoo Kyung kembali ke Korea? Dengan ringan dia menjawab bahwa dia berniat ‘memakan’ Haeju Group. Kata-katanya itu membuat semua orang kaget, tak terecuali Kang Woo. Namun Yoo Kyung segera berkata dia hanya bercanda.

Salah satu anak buahnya menyinggung tentang Young Joo, Yoo Kyung pun bertanya apakah belum ada kabar dari Young Joo. Kang Woo berkata bahwa mereka tak mendengar apapun darinya. Yoo Kyung bertanya kemana Song PD, apakah dia tidak ikut bekerja bersama mereka di sini?

Kemanakah Song PD? ternyata dia mendatangi kantornya Young Joo. (Huah,, orang ini bener-bener pencari informasi yang akurat kan? Saat semua orang tidak menemukan Young Joo dia orang pertama yang menemukannya).

Hak Gu kesulitan berbahasa Jepang, Young Joo menyuruhnya untuk belajar. Tapi Hak Gu menjadi frustasi dan meminta Young Joo mempekerjakan oang yang bisa berbahasa asing. Song PD masuk ke kantor Young Joo dan berkata: “Apakah dia tahu bahwa kau adalah penerus Haeju Coorporation?”  tapi dengan bahasa Inggris, jadi Hak Gu tidak mengerti dan hanya tertawa. Hak Gu pun pergi dan memberikan waktu untuk Young Joo dan Song PD berbincang. Song PD pun berkata bahwa ia ingin bekerja di perusahaan Young Joo karena dia ingin mencari uang untuk membesarkan putrinya, dan dia tidak berharap apa-apa dari film. Karena Young Joo memang sedang membutuhkan Karyawan dia pun menerima temannya itu.

Yoo Kyung dan Kang Woo melakukan wawancara dalam sebuah acara televisi, Pembawa acara bertanya tentang film baru mereka yang berjudul “Immortal Love” tentang seorang Ibu tunggal dan anaknya. Kang Woo menjawab, bahwa dia ingin membuat film ini karena terinspirasi oleh seseorang perempuan yang pergi sambil memeluk bayinya (siapa  lagi coba kalo bukan Jung Eun).  Yoo Kyung pun melihat Kang Woo dan merasa tak enak hati.

Selesai wawancara, Yoo Kyung bertanya tentang wanita yang menjadi inpirasi Kang Woo serta apakah tokoh utama dalam film itu telah ditentukan. Kang Woo berkata  bahwa tokoh utamanya sudah ditentukan sejak awal, dia adalah Seo Jung Eun, apakah Yoo Kyung masih mengingatnya. Yoo Kyung menjawab tentu saja, tapi bukankah sudah tidak ada kabar lagi tentang dia. Yoo Kyung bertanya apakah Kang Woo masih berhubungan dengan Jung Eun? Kang Woo bilang tidak pernah, tapi selalu penasaran dan mencemaskannya.

Lee Ae Rin, Han Byul dan keluarga Ahjussi sednag menonton drama yang dibintangi Jung Eun. Walaupun Jung Eun hanya berperan sebagai Cameo, Han Byul dan lainnya bangga dengan penampilan Jung Eun.

Jung Eun bermimpi buruk tentang Yoo Kyung yang ingin mengambil kembali putri dan ibunya, dia pun bangun dengan berpeluh keringat dan membuka pintu kamarnya untuk melihat keluarganya sedang berkumpul dengan bahagia.

Yoo Kyung menelpon seorang investor film di luar negeri dan memastikan akan mencari artis terkenal untuk membintangi filmnya. (Tampaknya Yoo Kyung akan menjegal rencana Kang Woo untuk menjadikan Jung Eun tokoh utama dalam filmnya).

Dini Hari, Jung Eun bersiap untuk pergi bekerja. Lee Ae Rin menyiapkan sup untuk bekalnya dan bertanya apakah Jung Eun tidak ingin berkencan dengan seorang pria. Jung Eun bilang bukannya tidak ada lelaki yang mau padanya, hanya saja standarnya terlalu tinggi. Jung Eun pun keluar kamar dan bertemu Young Joo yang sepertinya baru bangun namun dengan sigap berkata dia akan mengantar Jung Eun ke lokasi syuting.

Ahjumma pun keluar dari kamar dan bertanya kapan Young Joo akan pindah dari rumahnya. Kini Young Joo sudah sukses dan sudah bisa membeli mobil, seharusnya juga bisa membeli rumah sendiri juga. Ahjumma pun khawatir, bila Young Joo tidak pindah tidak akan cukup tempat untuk keluarga Hak Gu dan istrinya bila Hak Gu menikah kelak. Belum lagi, Jung Eun pun harus menikah, dan menanyakan itu pada Lee Ae Rin yang membenarkan kata-kata adik iparnya. Ahjumma berkata pada Jung Eun, Han Byul akan segera masuk sekolah dasar, karena itulah Jung Eun harus segera mencarikan ayah yang baik untuk Han Byul, agar tidak ada orang memandangnya rendah pada statusnya yang sebagai ibu tunggal yang belum menikah.

Ahjumma juga bilang, selama Young Joo tidak pindah, akan sulit bagi Jung Eun menemukan seorang pria yang akan menikah dengannya. Pembicaraan ini membuat Jung Eun dan Young Joo tidak enak hati.

Young Joo mengantar Jung Eun ke stasiun kereta bawah tanah. Young Joo bertanya dimana tempat syuting Jung Eun dan berkata bahwa dia akan menjemputnya pulang karen tempat syuting Jung Eun dekat dengan pabrik perusahaan mereka.  Jung Eun berkata bahwa Young Joo harus segera pindah. Dengan keadaan Young Joo saat ini, rasanya tidak enak melihat Young Joo membawa mobilnya di lingkungan tempat mereka tinggal saat ini. Young Joo berkata ia akan memikirkannya dan meminta Jung Eun berhati-hati dalam perjalannya. Jung Eun pun pamit dan keluar dari mobil Young Joo.

Di kantornya, Kang Woo dan anak buahnya sedang mencari artis yang sesuai untuk filmnya. Anak Buah Kang Woo pun menunjukkan sebuah rekaman drama  dimana Jung Eun jadi Cameonya. 

Kang Woo lansung berlari keluar untuk  menemui Jung Eun setelah memastikan dimana dia bisa menemui gadis itu. Yoo Kyung bertanya kemana Kang Woo akan pergi, dengan mantap Kang Woo pun menjawab dia telah menemukan Seo Jung Eun.

Kang Woo mendatangi lokasi syuting Jung Eun yang kini sedang berperan sebagai mayat wanita yang mati, Kang Woo miris melihat keadaan Jung Eun dan bertanya sudah berapa lama dia berada di air yang dingin seperti itu. Staf filmnya bilang, mungkin sudah lebih dari satu jam. Kang Woo marah dan berkata, apakah mereka mau tanggung jawab jika aktris itu mati kedinginan. 

Setelah sutradara berkata “Cut” Kang Woo segera menghampiri Jung Eun dan mengajak Jung Eun ke mobilnya untuk menghangatkan diri. Kang Woo pun menyuruh Jung Eun untuk mengganti bajunya.
 
Kang Woo bertanya pada Jung Eun, mengapa Jung  Eun tiba-tiba menghilang dan bersembunyi darinya. Jung Eun bilang dia tidak pernah berniat melakukan hal itu. 

Young Joo menelpon Jung Eun, tapi yang mengangkat adalah staf filmnya yang mengatakan Jung Eun kedinginan setelah syuting. Young Joo panik dan segera bergegas pergi ke lokasi syuting.

Kang Woo meminta Jung Eun untuk tidak menghilang lagi dari pandanganya dan  tidak lagi memutuskan komunikasi dengannya. Kang Woo bertanya apakah anak Jung Eun baik-baik saja. Jung Eun bilang dia baik-baik saja.

Jung Eun dipanggil lagi untuk Syuting dan pamit pada Kang Woo, tepat saat mobil Young Joo datang. Young Joo keluar dari mobilnya dan menghampiri Jung Eun dengan panik, karena cemas pada keadaan Jung Eun. Tanpa Young Joo sadari Kang Woo melihatnya dengan pandangan penuh amarah.

Kang Woo mendekati mereka berdua.
Kang Woo: “Apa yang sedang kalian berdua lakukan?”
Young Joo datang ke lokasi Syuting Jung Eun karena mencemaskannya, saat melihat Jung Eun dia menghentikan mobilnya dan keluar menemui Jung Eun dengan panik.  Tanpa Young Joo sadari Kang Woo melihatnya dengan pandangan penuh amarah.

Kang Woo mendekati mereka berdua, dan Young Joo pun menyadari kedatangan Kang Woo. Young Joo juga kaget melihat Kang Woo ada disitu.
Kang Woo: “Apa yang sedang kalian berdua lakukan?”
Young Joo: “Kang Woo ya”
Jung Eun: “Kang Woo-ssi”
Kang Woo:  “Kalian berdua selama ini saling berhubungan?”

Young Joo menyuruh Jung Eun untuk pergi bekerja saja. Jung Eunpun pamit pada Kang Woo.

Young Joo dan Kang Woo berbicara berdua.
Young Joo: “Aku minta maaf”
Kang Woo: “Untuk apa? Katakan sebenarnya dengan jelas, aku ini sebenarnya apa bagimu?”
Young Joo: “Aku tidak ingin memperlihatkan diriku saat berada dalam keadaan yang menyedihkan padamu”
Kang Woo: “Tidak peduli apa yang terjadi, Tidak peduli seberapa bencinya kau pada ayahku. Tapi aku percaya padamu, bahwa kau tidak akan memutuskan hubungan denganku. Aku terus berharap, suatu saat kau akan menelponku dalam keadaan mabuk dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi”

Kang Woo yang menjadi begitu marah meninggalkan Young Joo dengan kesal. Young Joo mengejar Kang Woo dan berkata bahwa dia begitu sibuk dengan pekerjaannya hingga dia tidak ada waktu untuk minum beer sekalipun, bagaimana dia bisa mabuk. 

Kang Woo bertanya dimana sebenarnya selama ini Young Joo tinggal dan apa yang dia lakukan.  Young Joo bingung harus menjawab apa,  Young Joo meminta Kang Woo untuk memukulnya, karena selama ini dia dan Jung Eun tinggal serumah. Dan Bugggh,, Kang Woo pun memukul Young Joo hingga Young Joo terjatuh.

Young Joo dan Kang Woo mengobrol di sebuah Bar. Young Joo memberitahu kehidupannya selama ini bersama Jung Eun. Kang Woo tidak percaya bahwa Jung Eun adalah putri Lee Ae Rin, tapi itulah kenyataannya kata Young Joo, apalagi Young Joo sudah melihat telah melihat video aslinya.

Kang Woo berkata: “Aku tidak percaya pada bukti, aku percaya pada nya, aku yakin dia tidak akan melakukan hal itu. Lagi pula, bukankah kau selama ini tinggal dengan Jung Eun, tapi mengapa diam saja saat melihatnya menderita?”
Young Joo: “Dia tidak bisa menemukan pekerjaan yang layak dan hanya bisa kerja sampingan”
Kang Woo: “Aku Tanya, mengapa kau diam saja melihat dia menderita seperti itu?”
Young Joo: “Aku juga dalam keadaan terpuruk, selama ini”
Kang Woo: “Lalu bagaimana hubungan kalian selama ini? Dulu saat mabuk kau memanggilnya untuk menghiburmu. Sekarang setelah hidup bersama selama 6 tahun, apakah tidak ada hubungan  apapun diantara kalian? Apakah kamu begitu sibuk menjual kain dan dia sibuk syuting seharian?”

Young Joo menghela nafas mendengar pertanyaan Kang Woo, dan akhirnya berkata,
Young Joo: “Benar, tidak ada waktu untuk memikirkan hal lain”
Kang Woo: “Mulai sekarang pikirkanlah. Tentukan posisimu di samping Jung Eun. Kita buktikan mana yang lebih dalam, perasaanmu yang selama ini hidup bersamanya selama 6 tahun, ataukah perasaanku yang selama ini selalu merindukannya?”
Young Joo menatap Kang Woo dan merasa lelah, karena sepertinya dia memang tidak pernah memikirkan hal itu. Young Joo sudah cukup puas dengan kehidupannya bersama Jung Eun, Han Byul, Lee Ae Rin dan keluarga Ahjussi selama ini.

Yoo Kyung cemas, karena Kang Woo tidak bisa dihubungi, dia juga sepertinya penasaran dengan keadaan Jung Eun sekarang. Yoo Kyung mencoba menelpon Jung Eun, tapi sepertinya nomor Jung Eunyang dulu sudah tidak aktif.

Yoo Kyung berkata pada dirinya sendiri, dia pun penasaran pada hidup Jung Eun sekarang, dan dia tersenyum licik. (Aish,,, aku selalu merinding liat wajah penuh senyum licik Yoo Kyung ini,,,)
Jung Eun dan Lee Ae Rin sedang melipat pakaian. Lee Ae Rin berkata Jika Young Joo sudah bertemu Kang Woo artinya dia sudah harus keluar dari persembunyiannya. Mungkin Young Joo akan segera keluar dari rumah Ahjussi. Lee Ae Rin bertanya apakah Jung Eun sedih dengan hal itu, Lee Ae Rin sangat berharap Jung Eun dan Young Joo bisa bersama, karena dia merasa orang yang tepat untuk menjaga Jung Eun dan Han Byul. 

Jung Eun bilang, dalam hati Young Joo masih ada wanita yang tidak bisa dilupakannya. Lee Ae Rin bingung, apakah Jung Eun takut dengan mantan pacar Young Joo, bukankah Jung Eun menyukai Young Joo, mengapa tidak berinisiatif untuk memintanya Young  Joo melupakan wanita itu dan memulai dengannya dari awal (Aigoo,, Ommonie,, mana berani Jung Eun melakukan hal itu).

Jung Eun jadi gugup ditanya seperti itu dan bergegas pergi ke kamar Young Joo untuk mengantarkan pakaian Young Joo yang baru saja dia lipat.

Mi Ryun kembali ke Seoul. Dia sudar bercerai dengan suaminya karena tidak bisa punya anak. 

Mi Ryun berniat makan di sebuah restoran dan malah melihat Han Soo dengang mengobrol dengan gadis yang ingin diorbitkan menjadi artis. Mi Ryun yang tidak tahu bahwa kini Han Soo telah menjadi manajer beneran memarahi Han Soo yang masih saja menipu gadis-gadis muda, membuat gadis itu pergi.

Han Soo dan Mi Ryun pun berbincang.  Mi Ryun bertanya apakah Han Soo sudah menikah, Han Soo bilang tentu saja, dia bahkan sudah memiliki anak. Mi Ryun sedai, dia pun berbohong dan berkat dia datang ke Seoul untuk megurus internet Shoping milik mertuanya.

Mi Ryun bertanya tentang Young Joo pada Han Soo, karena Mi Ryun merasa bila dia bisa menemukan Young Joo maka dia bisa menemukan Jung Eun, begitu juga sebaliknya. Mereka pun berjanji untuk saling memberi kabar, bila salah satu dari mereka menemukan Jung Eun atau Young Joo.
Mi Ryun dan Han Soo keluar dari restoran. Sebelum berpisah Han Soo meminta nomor telepon Mi Ryun agar dia bisa menghubunginya, tapi Mi Ryun tidak memberinya dan pergi meninggalkan Han Soo.
Setelah pergi Mi Ryun berguman dengan sedih bahwa dia merasa bersyukur Han Soo telah menikah, sementara itu Han Soo menatap kepergian Mi Ryun dengan sedih juga, dan berkata mengapa dia harus bertemu Mi Ryun yang masih bisa membuatnya terpesona.

Young Joo menemui ibunya di Salon yang kaget dengan kedatangan putranya. Nyonya Kim bertanya apakah tidak apa-apa Young Joo berkeliaran seperti ini. Young Joo bilang dia memutuskan untuk keluar dari persembunyiannya.

Young Joo makan dirumah ibunya, sepertinya malam ini Young Joo berniat menginap di rumah ibunya. Nyonya Kim bertanya apakah Young Joo tidak ingin menikah, karena dengan usia Young Joo sekarang ini, sudah waktunya Young Joo menikah dan memberinya cucu. Young Joo merajuk, apakah ibunya sekarang mengejeknya, dulu mengejek karena dia miskin dan sekarang mengejek karena tidak punya istri. 

Nyonya Kim berkata mengapa Young Joo tidak membawa pulang pemilik cincin yang kini melingkar di jari ibunya.  Young Joo pun merasa tak enak hati melihat cincin itu, dia jadi teringat lagi pada Yoo Kyung.

Han Soo pulang ke rumah dan kaget melihat adiknya ada di tempat tidurnya, dia pun langsung memeluk Young Joo saking senangnya melihat adiknya kembali. Tapi Young Joo yang ingin tidur mengelak dari pelukan Han Soo dan membuat kakaknya jatuh dari tempat tidur (wkwkwkwk…)

Yoo Kyung dan Kang Woo sedang memilih actor utama untuk film mereka. Salah satu staf Hans datang dan berkata bahwa dia mendapat telepon dari manajernya Seo Jin yang menolak tawaran mereka dalam film “Immortal Love”. 

Yoo Kyung meminta stafnya untuk mengatur pertemuan dengan manajer Seo Jin, tapi Kang Woo melarang dan berkata bahwa sejak awal peran utama wanita dari fil mereka telah ditetapkan yaitu Seo Jung Eun.

Yoo Kyung tak terima begitu saja, dia menasehati Kang Woo untuk tak melibatkan perasaannya pada Jung Eun dalam pembuatan film mereka. Yoo Kyung juga  bilang bukankah Seo Jung Eun sudah menghilang sejak kasus skandal video putri Lee Ae Rin. Kang Woo tahu, dan berkata dia tidak percaya bahwa Jung Eun yang melakukannya jadi dia akan memberikan Jung Eun kesempatan untuk casting dan memperlihatkan hasil castingnya pada Investor. Bila Investor menyukainya dia akan memakai Jung Eun sebagai pemeran utama dalam film mereka.  

Yoo Kyung mengalah dan berkata: “Baiklah, kita lihat kemampuan orang yang bernyali kecil seperti Jung Eun?” (Bahkan sampai sekarangpun Yoo Kyung masih tetap memandang rendah Jung Eun)

Kang Woo mendatangi Jung Eun di lokasi syuting dramanya bersama Seo Jin. Kang Woo bertanya perasaan Jung Eun bermain di drama yang sama dengan Seo Jin lagi. Jung Eun bilanng Seo Jin tidak mengenalnya jadi biasa saja. Kang Woo bertanya apakah Jung Eun tidak punya ambisi sebagai seorang aktris? 
Kang Woo memberikan scenario yang dibuatnya pada Jung Eun dan meminta Jung Eun membacanya. Kang Woo bilang, jika Jung Eun berminat untuk membintangi filmnya dia harus segara datang untuk audisi. 

Jung Eun bertanya apa peran yang ditawarkan Kang Woo dalam film itu, Kang Woo menjawab, setelah Jung Eun membaca scenario itu, Jung Eun akan menemukan sendiri peran apa yang ingin diperankannya. Kang Woo mengingatkan Jung Eun untuk tidak lari lagi, dan bila tertarik dengan film itu harys segera menghubunginya.

Syuting dimulai, disela istirahat syuting Jung Eun membaca scenario Kang Woo dan sepertinya sangat terpesona pada scenario itu. Jung Eun meneruskan membacanya saat di bis dalam perjalanan pulang hingga Jung Eun lupa waktu dan masih membaca scenario itu saat bis sudah berhenti lama di terminal. Jika tidak diingatkan oleh bibi pembersih bis,, maka Jung Eun mungkin akan diam sampai pagi di bis itu.

Young Joo pulang ke rumah Ahjussi dan sibuk melihat laporan perusahaannya. Dia melihat tumpukan baju yang Jung Eun lipat untuknya di tempat tidur. Dia teringat kata-kata Kang Woo tentang bagaimana hubungannya dengan Jung Eun sekarang. 

Young Joo cemas karena Jung Eun belum pulang. Dia keluar untuk mencari Jung Eun dan menemukannya di taman dekat rumah mereka.

Jung Eun sedang termenung sehabis membaca scenario film Kang Woo. Young Joo menghampirinya dan bertanya pada Jung Eun.
Young Joo: “Apa yang sedang kau lakukan disini? Kau tahu ini sudah jam berapa? Bagaimana bisa seorang wanita tidak takut berkeliaran tengah malam seperti ini?”
Jung Eun: “Kebetulan aku ingin menelponmu”
Young Joo: “Ada Apa?”
Jung Eun: “Aku membaca scenario film yang diberikan Kang Woo-ssi, dan muncul rasa serakah dalam diriku. Aku yang seperti ini, malah ingin menjadi pemeran utama dalam film itu. Memalukan ya?”

Young Joo duduk di samping Jung Eun dan memberi semangat pada Jung Eun
Young Joo: “Makanya ada yang namanya Audisi”
Jung Eun: “Benar, tapi aku tidak tahu apa bisa melakukannya atau tidak?”
Young Joo: “Apa kau takut?”
Jung Eun: “Aku tidak boleh kabur karena takut lagi”
Young Joo: “Hmm,, kau bukan lagi Jung Eun yang dulu bodoh,  Karena kau seorang Ibu”
Jung Eun mengulangi kata-kata Young Joo seolah mempertegas dirinya.
Jung Eun: “Karena aku seorang Ibu”
Young Joo: “Disini dingin, ayo kita pulang ke rumah”

Young Joo pun mengambil barang bawaan Jung Eun dan mengajak Jung Eun pulang. Mereka berjalan menuju rumah dan Young Joo membuka percakapan lagi dengan Jung Eun.
Young Joo: “Kau tahu, saat aku pindah nanti ada beberapa hal yang ingin aku bawa bersamaku”
Jung Eun: “Aku tahu, salah satunya pasti selimut buatan Chang De Ahjussi  yang ada dikamarmu kan?”
Young Joo: “Benar, Selimut yang nyaman, lalu Han Byul dan Myung Ja Ahjumma…”
Jung Eun berhenti mendengar nama putri dan ibunya disebut-sebut seolah dia mulia memahami kemana arah tujuan pembicaraan Young Joo ini.

Young Joo pun ikut berhenti dan menatap Jung Eun, kemudian meneruskan kata-katanya
Young Joo: “kemudian,, masih ada kau”
Jung Eun kaget mendengar kalimat terakhir Young Joo dan menatap pria itu dengan wajah kagetnya.
Young Joo dan Jung Eun berjalan menuju rumah bersama-sama. Sambil berjalan,  Young Joo membuka percakapan.
Young Joo: “Kau tahu, saat aku pindah nanti ada beberapa hal yang ingin aku bawa bersamaku”
Jung Eun: “Aku tahu, salah satunya pasti selimut buatan Chang De Ahjussi  yang ada dikamarmu kan?”
Young Joo: “Benar, Selimut yang nyaman, lalu Han Byul dan Myung Ja Ahjumma…”

Jung Eun berhenti mendengar nama putri dan ibunya disebut-sebut seolah dia mulia memahami kemana arah tujuan pembicaraan Young Joo ini. Young Joo pun ikut berhenti dan menatap Jung Eun, kemudian meneruskan kata-katanya
Young Joo: “kemudian,, masih ada kau”
Jung Eun kaget mendengar kalimat terakhir Young Joo dan menatap pria itu dengan wajah kagetnya.
Young Joo kemudian berkata: “Coba kau pikirkan, bukankah Jika kita bisa tetap hidup bersama akan sangat baik? Benarkan?”

Jung Eun sebenarnya paham benar maksud  Young Joo namun dia berusaha untuk mengelak dari perasaan Young Joo untuknya dan berpikir Young Joo hanya mempermainkannya.
Jung Eun: “Apa kau kira aku tidak punya perasaan? Hanya karena aku seorang Ibu yang selalu mencucikan bajumu dan menempel salonpas dipunggungmu? Kau kira aku begitu mudah digoda ya?”
Young Joo: “Mengapa? Apa seorang ibu tidak boleh berkencan?”
Jung Eun: “Bukankah kamu punya wanita lain? Walaupun selama ini kau kubur dalam hatimu, tapi saat kau buka kembali hatimu dia akan keluar lagi bukan?”
Young Joo: “Ya,, kau benar. Jika aku membukanya lagi, pasti dia masih ada disana”
Jung Eun: “Baguslah jika kau tahu”
Lalu Jung Eun pergi meninggalkan Young Joo dengan kecewa. (Hmm,, sebenernya mungkin Jung Eun berharap Young Joo menyangkalnya, tapi ternyata Young Joo malah mengakuinya,, jika sebenarnya wanita masa lalunya itu masih ada dihatinya)

Tapi Young Joo berkata pada Jung Eun sambil mengejar gadis itu: “Tapi tidak bisakah kita memulainya dari awal? Aku yang menyukaimu, tidak bolehkan melakukan Audisi di depanmu sekali lagi? Kali ini aku akan melakukannya dengan benar dan akan bersungguh-sungguh”

Jung Eun berhenti lagi dan menoleh pada Young Joo. Sepertinya dia tersentuh dengan kesungguhan Young Joo.
Young Joo: “Walaupun bertemu di tempat ini sangat baik. Tapi lain kali, mari kita kencan di tempat yang mahal”

Jung Eun: “Kalau begitu, hari kamis jam 5”
Young Joo: “Apa?”
Jung Eun: “Janji kita 17 tahun lalu yang tidak terpenuhi”
Young Joo tersenyum mengingat janji itu.
Young Joo: “Ah,, itu,, waktu itu kita janji menonton film. Saat mengantarmu dulu aku bahkan sudah membeli syal berwarna merah untukmu”

Young Joo menghela nafasnya dan mengulangi ajakan kencannya pada Jung Eun sambil mengulurkan tangannya.
Young Joo:  “Seo Jung Eun-ssi, Maukah kau menonton film bersamaku? Bagaimana kalau hari Kamis jam 5?”
Jung Eun: “Aku menyukainya” (sambil dengan ragu-ragu menerima uluran tangan Young Joo).
Young Joo: “Baiklah, Sampai bertemu kalau begitu”

Young Joo menatap Jung Eun dan tersenyum bahagia. Dia menggenggam tangan Jung Eun dan mengajaknya pulang. Young Joo mengela nafas dengan lega sambil tertawa bahagia dan berjalan disamping Jung Eun sambil menggenggam tangannya. (Aku rasa Young Joo mulai lega, ternyata semudah mengungkapkan perasaannya pada Jung Eun, harusnya dia lakukan itu dari dulu,, tapi,, yah,, seperti kata pepatah lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali…)

Yoo Kyung menatap gedung  Haeju Group. Nampaknya Yoo Kyung akan memulai rencananya untuk memakan Haeju Group sebagai acara balas dendamnya. 

Yoo Kyung menemui direktur Choi yang menyambutnya. Yoo Kyung menemui Choi JOng Dal untuk meminta Direktur Choi mempertimbangkan untuk mebujuk Seo Jin agar mau bergabung di filmnya sebagai aktris utama.

Tiba-tiba Park Han Soo datang dengan terburu-buru ke ruangan Direktur Choi. Han Soo melaporkan kedatangan Young Joo ke Haeju hari ini pada Choi Jong Dal. Yoo Kyung jadi tertarik, dia pun bertanya, jadi dimana selama ini Young Joo tinggal. Han Soo menjawab, selama ini Young Joo tinggal di Haeju Shop. Direktur Choi berkomentar: “Jadi, selama ini dia benar-benar bersembunyi?”

Direktur Choi langsung menemui Young Joo yang ada di kantor Lee Young Gook dan berkata pada Young Joo: “Jadi selama ini kau bersembunyi di Haeju Shop?”
Young Joo membenarkan, dia bahkan memberikan kartu namanya ke pada Lee Young Gook sebagai seorang pengusaha kain.  Setelah menyapa kakaknya dan direktur Choi, Young Joo pun keluar dari kantor sang kakak.
 
Setelah Young Joo pergi, Lee Young Gook ngamuk karena dia tahu bahwa selama ini Young Joo mengurus Haeju Shop, yang merupakan titik awal kesuksesan Kakkeknya. Hmm,,, sepertinya Lee Young Gook mulai khawatir, Young Joo bisa mencapai kesuksesan yang sama dengan yang dilakukan kakeknya.

Di Lobi kantor Haeju, Young Joo bertemu Seo Jin yang memarahinya karena tidak memberi kabar padanya selama 6 tahun. Young Joo minta maaf.

Perhatian Young Joo sedikit teralih dari Seo Jin karena dia merasa melihat seseorang yang dikenalnya. 

Sebenarnya Young Joo melihat Yoo Kyung yang belum berani menampakan dirinya didepan Young Joo. Yoo Kyung keluar dari kantor Haeju dan teringat pada kata-kata Young Joo yang akan bangkit di Korea dan membuat Yoo Kyung menyesal telah mencampakannya. Yoo Kyung tersenyum meremehkan sambil berbicara sendiri: “Saat itu pergi begitu saja, Hasilnya hanya membuka sebuah toko kain?”

Young Joo kembali ke rumah Ahjussi yang bertanya pada Young Joo apa tidak apa-apa Young Joo pergi menemui Lee Young Gook? Ahjussi memperingatkan Young Joo jika Lee Young Gook dan Choi Jong Dal pasti tidak akan melepaskan Young Joo begitu saja. Ahjussi mendaftar kesuksesan yang telah diraih Young Joo dan semua itu pasti bisa hilang dalam sekejap, jika Lee Young Gook dan Choi Jong Dal bertindak kejam. Young Joo berkata bahwa dia sudahpunya taktik untuk mengatasi hal itu.

Lalu Jung Eun, Han Byul dan Lee Ae Rin keluar dari kamar Jung Eun. Han Byul bertanya pada Young Joo, “Samsoon, Hari ini ibuku cantik kan?” Tapi yang menjawab malah Ahjussi: “Tentu saja”
Ahjussi bertanya pada Jung Eun: “Mau kemana? Apakah ada sesuatu yang penting?
Jung Eun: “Iya”
Ahjussi: “Baik, pergilah”
Ahjussi pun masuk kedalam rumah sambil membawa kain-kain. Jung Eun berkata pada Lee Ae Rin mungkin hari ini dia akan pulang malam. Lee Ae Rin berkata, “siapa yang melarangmu?”. Lalu mengajak Han Byul masuk kamar dan meninggalkan Young Joo dan Jung Eun di halaman.

Jung Eun menatap Young Joo yang jadi agak salting.
Young Joo: “Kita bertemu jam 5 nanti”
Jung Eun: “Baik”

Young Joo pun pergi ke kantor, dan mulai mencari film yang bagus untuk ditonton di internet membuat Hak Gu dan PD Song bingung dengan siapa Young Joo akan menonton film?

Sementara itu Yoo Kyung menanti dikantornya, menunggu Jung Eun yang akan melakukan Audisi untuk peran utama di film “Immortal Love”. 

Setelah diberitahu salah satu staf Hans bahwa Jung Eun telah datang untuk Audisi, Yoo Kyung pun pergi untuk melihat Audisi Jung Eun.

Di rumah, Lee Ae Rin dan Ahjumma sedang menonton TV yang menayangkan wawancara Yoo Kyung saat dia pertama kali di Korea. Ahjumma memuji Yoo Kyung yang kini telah sukses. Ahjumma pun berkata Yoo Kyung adalah gadis yang baik yang telah mengantarkannya menemui Lee Ae Rin dan selalu mencari keberadaan Lee Ae Rin pasca insiden video pengakuan putri Lee Ae Rin terungkap. Dari wawancara itu Lee Ae Rin tahu bahwa Yoo Kyunglah yang jadi Produser dari film yang audisinya sedang Jung Eun ikuti.

Young Joo datang ke Hans dengan membawa bunga untuk memberi kejutan pada Jung Eun usai Audisinya. Young Joo terlihat sangat bahagia akan berkencan dengan Jung Eun hari ini.

Jung Eun telah selesai Audisi. Dia bertanya bagaimana hasil Audisinya. Sementara Yoo Kyung memperhatikan mereka dari kejauhan.

Jung Eun bertanya apakah dia bisa bemain dalam film tersebut? Belum sempat Kang Woo menjawab, Yoo Kyung datang dan berkata bahwa Jung Eun tidak bisa bermain di film itu. Yoo Kyung mendekat ke arah Jung Eun dan Kang Woo. 
Yoo Kyung berkata: “Lama tidak bertemu Seo Jung Eun”
Jung Eun menatap Yoo Kyung kaget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: