Informasi Globalisasi

25 Feb

Globalisasi

 

 

Globalisasi secara etimologi berasal dari kata globe yang artinya bola bumi buatan , peta bumi yang bulat seperti bola (tiruan bumi), dunia (planet bumi). Globalisasi juga berasal dari kata global yang maknanya internasional. Globalisasi juga berasal dari kata globe yang artinya dunia.

Kamus bahasa inggris Longman Dictionary of Contemporary English mendefinisikan kata global sebagai concering the whole earth, maksudnya sesuatu yang berkaitan dengan dunia internasional atau seluruh dunia.

Jadi , globalisasi ialah proses saling ketergantungan dan saling pengaruh antarnegara-negara di dunia karena kemajuan zaman.

Dalam globalisasi , orang-orang ,wilayah-wilayah dan Negara-negara saling berhubungan erat dan menjadi lebih saling tergantung.

-0-

Kapan era globalisasi dimulai ?

Secara historis, globalisasi sudah berlangsung lama , bahkan jauh sebelum istilah globalisasi ditemukan.

Globalisasi sudah dimulai ketika Vasco da Gama dan Christopher Colombus melakukan ekspedisi dari dunia barat (Eropa) ke dunia luar Barat lebih dari lima ratus tahun yang lalu. Ekspedisi itu awalnya memang dilakukan dengan maksud berdagang. Namun demikian , hal itu menjadi awal munculnya kehendak menguasai wilayah bangsa lain guna menghisap kekayaan bangsa lain. Disanalah sudah mulai tertanam benih-benih globalisasi.

-0-

Beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia 

Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.

Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).

Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional,inflasi regional dan lain-lain.

 Proses Globalisasi terjadi dengan menggunakan media / sarana-sarana , sebagai berikut :

 

Media Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Teknologi komunikasi dan transportasi menjadi sarana yang utama dalam globalisasi. Peristiwa-peristiwa dan kejadian-kejadian di Negara lain dapat diketahui dengan seketika dan memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia .

 Media Massa

Media massa baik media cetak maupun media elektronik merupakan srana yang efektif dan memberikan pengaruh yang besar dengan adanya informasi yang datang dari luar .

 

Media Perdagangan Internasional

Dengan adanya perdagangan bebas berarti peraturan-peraturan perdagangan nasional dalam proses hubungan dagang antarnegara menjadi tidak berlaku , yang berlaku adalah peraturan perdagangan internasional.

Media Pendidikan Internasional

Dengan adanya kegiatan pertukaran pelajar antarnegara dapat menyebabkan terjadinya globalisasi. Kehidupan social budaya serta politik yang terjadi di Negara di mana ia melaksanakan tugas belajar, akan tersedap dan dibawa pulang kembali ke Negara asalnya yang nantinya akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di negaranya.

Media Migrasi Internasional

Perpindahan penduduk secara massal dari satu Negara ke Negara lain sangat berpengaruh pada kehidupan social budaya Negara penerima , sehingga nantinya tidak dapat kita lihat perbedaan kehidupan social budaya antara Negara asal dengan Negara penerima

ASPEK-ASPEK GLOBALISASI

Proses globalisasi bersifat multidimensional , artinya proses globalisasi dapat terjadi pada aspek ideologi , politik , ekonomi dan social budaya serta hankam.

 

Globalisasi pada aspek ideologi

Seperti kita ketahui bersama bahwa dunia ini terdapat tiga ideologi yang dianut oleh Negara-negara di dunia yaitu ideologi liberal , ideologi komunis, serta ideologi pancasila . Dalam perkembangannya , antara ideologi liberal dengan ideologi komunis saling bersaiing berebut simpati dan dukungan dari Negara-negara dunia. Akibatnya Negara-negara yang memiliki ideologi yang sama membentuk organisasi internasional. Misalnya NATO yang diprakarsai oleh Amerika Serikat yang anggota-anggotanya adalah Negara-negara yang berideologi liberal. Di samping itu ada pakta warsawa yang diprakarsai oleh Negara Rusia adalah organisasi regional yang anggota-anggotanya Negara-negara yang berideologi komunis. Sementara ideologi Pancasila hanya dimiliki oleh Bangsa Indonesia sendiri

Globalisasi Pada Aspek Politik

Negara-negara yang memiliki ideologi sama membentuk organisasi internasional serta berusaha mengembangkan ideologinya ke Negara-negara lain demi kepentingan politiknya. Misalnya : Amerika Serikat dengan mengatasnamakan diri sebagai Dewan Keamanan PBB telah mengintervensi Negara Irak. Kenyataan yang ada Saddam Hussein sebagai pemimpin Irak tertangkap dan divonis sebagai penjahat internasional . Dalam Kondisi seperti Negara Amerika Serikat mendapat simpati darai Negara lain, terutama Negara-negara yang berideologi liberal.

Globalisasi Pada Aspek Ekonomi

Globalisasi sering ditandai dengan sebuah gejala ekonomi , terutama dengan munculnya berbagai perusahaan multinasional dan global . Secara umum globalisasi pada aspek ekonomi ditandai dengan gejala-gejala : meningkatnya perdagangan global, meningkatnya aliran modal internasional , berkembangnya system keuangan global, meningkatnya perjalanan turis antarnegara dan meningkatnya aktivitas ekonomi dunia.

Globalisasi Pada Aspek Sosial Budaya

Globalisasi pada bidang social budaya ditandai dengan semakin besarnya pengakuan atas harkat, martabat, dari kedudukan serta hak asasi manusia oleh Negara-negara di dunia. Dalam perkembangannya ada beberapa Negara yang tidak bisa menegakkan hak asasi warga negaranya , maka Negara itu mendapat kecaman dan tekanan dari masyarakat internasional . Sebagai contoh pada saat Afrika Selatan memberlakukan politik Aparheid , Negara itu mendapat tekanan dari masyarakat internasional. Nilai sosial budaya Negara-negara Eropa yang mengagungkan prinsip liberalisme dengan cepat berkembang dan berpengaruh pada Negara-negara lain.

 

Globalisasi Pada Aspek Hankam

Globalisasi pada bidang hankam ditandai dengan adanya desakan dari masyarakat agar organisasi internasional segera turun tangan di wilayah-wilayah Negara yang sedang dilanda perang, konflik,atau pelanggaran HAM. Meskipun dalam penyelesaiannya terdapat perdebatan yang sengit, namun pada hakikatnya semua Negara di dunia mengakui dan menghormati kedaulatan masing-masing Negara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: