Dream High 2 Episode 12

11 Mar

Sinopsis Dream High 2 episode 12 :



Semua yang JB katakan membuat Hye Sung menyadari ketulusan JB. Hye Sung mengambil dengan ragu bunga mawar itu, yang berarti menerima JB sebagai pasangan duetnya. 


Ri-an gugup, seharusnya ia yang berada di posisi Hye Sung, menerima bunga dari JB dan bukan Hye Sung. 



Yoo Jin yang menyadari kegugupan dan perasaan Ri-an langsung mengambil tindakan. 


Ia mengambil bunga mawar dan berlutut dihadapan Ri-an, engga ada pilihan lain bagi Ri-an selain menerima Yoo Jin sebagai pasangan duetnya.


Misi pelamaran dinyatakan selesai dan akan dilanjutkan dengan aksi panggung duet yang akan dilaksanakan di waktu yang telah ditentukan.



Genggaman erat tangan JB pada Hye Sung menyita perhatian banyak orang. 




Tapi saat Ri-an menghampiri, Hye Sung langsung melepas genggaman tangan JB. JB meraih kembali tangan Hye Sung dan menggenggamnya erat, seolah menyatakan pada Ri-an kalau engga ada lagi Ri-an buat JB.



Rian melabrak Hye Sung, bukankah Hye Sung sudah berjanji untuk engga menerima JB. Bukankah Hye Sung seharusnya memikirkan tentang karir JB. “Aku menarik kembali kata-kataku, kita bukan teman.” Ungkap Ri-an.



Ri-an menatap JB, “Selamat. Bukankah ini pertama kalinya kau menantang keputusan direktur? Dan terimakasih, kau membuatku menyadari semuanya. Bahwa selama ini aku salah. Terimakasih karena kau dan Hye Sung, aku memiliki kekuatan lebih. Kau tau, akibat dari kesalahan yang sudah kau perbuat saat ini, akan kau sadari nanti. Aku benar-benar tulus mengucapkan terimakasih padamu.” Ucapan Ri-an ini sama sekali engga direspon oleh JB. JB hanya pergi menggenggam erat tangan Hye Sung meninggalkan Ri-an.




Yoo Jin yang juga berada di pihak yang dicampakkan, sama seperti Ri-an, berjanji bahwa ia akan membantu Ri-an untuk mengalahkan JB dan Hye Sung.



Ri-an melampiaskan kekesalannya dengan memakan makanan dengan porsi jumbo. Dengan mulut yang dipenuhi oleh makanan, Ri-an meyakinkan ibunya bahwa ia pasti akan menjadi yang terbaik. Ia akan mengalahkan semua orang dengan caranya sendiri. Ri-an juga menolak tawaran ibunya untuk berpindah ke agency lain, dengan alasan yang sama, semuanya akan berjalan sesuai yang Ri-an inginkan.



Kelas Teacher Taeyeon dimulai dengan gossip simpang siur tentang kedekatan JB dan Hye Sung. Seperti sebelumnya engga terjadi apa-apa, JB dan Hye Sung engga mempedulikan Ui Bong, Aillee, Sun Dong dan Lee Seul yang tengah sibuk membicarakan kedekatan JB dan Hye Sung.


“Yesterday was yesterday.” — Ui Bong, Dream High 2.



Satu cara terbaik untuk mengerti pasangan duet adalah dengan mengetahui hal yang harus diketahui oleh masing-masing pen-duet tersebut. Semakin mengerti satu sama lain maka chemistry di panggung akan semakin baik. Teacher Taeyeon menjelaskan perihal pentas duet yang akan diadakan.


Dumb vs Dumber🙂

Ri-an : Sebaiknya kau jujur. Kau menyukai Hye Sung kan. Aku bisa mengetahuinya.
Yoo Jin : Hei, kau ini bertanya atau memaksa pertanyaan?



Ri-an :  Apa yang kau sukai darinya? Bukankah kita harus mengerti satu sama lain? Ini cara terbaik agar kita bisa memenangkan kompetisi ini.


Yoo Jin : Cukup!!

Ri-an : Ah, aku mengerti. Kau itu pemarah dan pemalu. Aku rasa aku tidak perlu mengetahui hal yang lain, selain Jin Yoo Jin menyukai Shin Hye Sung.


Untuk kali ini, diadakan pemotretan berpasangan. Masing-masing diperbolehkan untuk menggunakan costum pilihan mereka.



Pasangan duet Shi Woo dan Hon Jong. Haha.. Hon Jong menyuruh Shi Woo untuk menggunakan pakaian kepolisian yang menandakan agar jiwa playboy Shi Woo bisa sedikit terhapus dengan baju seragam polisi berwibawa itu. 


Kalau Shi Woo benar-benar menyukai Nana, maka ia harus berpenampilan seperti pejuang yang hanya menyukai dan mencintai satu orang wanita.



Sedangkan Shi Woo membiarkan Hon Jong memakai pakaian yang lebih menonjolkan rasa percaya diri Hon Joong. 



Karena sebenarnya Hon Jong sudah memiliki semua hal yang diidamkan oleh para wanita, hanya tinggal kepercayaan dirinya saja yang harus dibangun.



Dua pasangan ini selalu memuji satu sama lain.




“Shin Hye Sung yang aku tau adalah seorang angsa cantik. Ia yang selalu berpikir bahwa dirinya adalah itik buruk rupa yang tidak dapat mengepakkan sayapnya dan terbang. Aku ingin membuatmu mengepakkan sayap cantikmu agar kau bisa terbang setinggi mungkin.” —JB, Dream High 2.




“Aku lebih menyukai JB yang seperti sekarang ini. Seorang anak sekolahan yang benar-benar menyukaiku.” — Hye Sung, Dream High 2.




Dumb vs Dumber🙂 hehee..



Ri-an : “Bagaimana? Apa aku cantik? Ah, tentu saja aku cantik, karena aku seorang Princess.”
Yoo jin : “Hilangkan syndrome ke-princess-an mu itu. Jangan selalu bersikap sombong. Dan juga, hapus eyelinermu. Bukankah terasa berat seharian menggunakan itu?”



Ri-an : “Apa kau menyukaiku?”
Yoo Jin : “Aku akan menyukaimu kalau kau tidak menggunakan make up, mengerti.”
Ri-an : “Fine.. Fine..”



Yoo Jin : “Jin Yoo Jin yang aku kenal, benar-benar bukan siswa dari kelas B. Ia lebih pantas disebut siswa kelas A. Kelas A.”



Pose Dumb vs Dumber “G minor” Yoo Jin-Rian keke ke..



Lee Seul dan Sun Dong mengambil konsep wonder girl dan wonderwomen. 



Ailee – Ui Bong mengusung thema sungkyunkwan scandal lengkap dengan soundtracknya🙂


Ji Soo dan Teacher Jin Man mengajarkan cara lain untuk mendapatkan chemistry dalam pasangan duet. Cara paling efektif adalah dengan menggunakan tarian Tango. 



Seperti biasa, Teacher Jin Man dan JI Soo memperagakan gerakan dasar pada yang lain. Mereka menarikan tarian ala Tango dengan sempurna.






Setelah diperagakan, yang lain diharuskan untuk mempraktekannya. 



Ji Soo, Teacher Taeyeon dan Teacher Jin man membicarakan tentang peningkatan kemampuan Yoo Jin. Kemampuan menari dan bernyanyi Yoo Jin semakin membaik, bahkan kalau bisa dikatakan, level Yoo Jin hampir menyamai level JB. Kalau Yoo Jin terus menerus melatih dirinya, maka prediksi posisi level itu akan benar-benar terjadi. Yoo Jin bisa menjadi saingan tangguh bagi JB.


Kemudian mereka membandingkan antara Ri-an dan Hye Sung. Teacher Taeyeon segera membela Hye Sung, bahwa Hye Sung juga semakin jarang membuat kesalahan. Mungkin Karena kekuatan cinta, Hye Sung bisa menjadi lebih baik lagi, ucap Teacher Jin Man seraya menatap Ji Soo. Jelas, hal ini membuat Teacher Taeyeon Jealous.



Diam-diam, teacher Taeyeon menyimpan rasa suka pada Teacher Jin Man. Terjadilah, kesempurnaan cinta segitiga antara Teacher Taeyeon, Ji Soo dan Teacher Jin Man.



JB akan membuktikan bahwa ia akan tetap menjadi yang terbaik, entah siapapun pasangan duetnya. Sekalipun ia harus berduet dengan Hye Sung yang memiliki banyak kekurangan, ia akan berusaha semaksimal mungkin. JB mengambil semua konsekuensi yang akan terjadi, apapun yang akan JB terima bila ternyata aksi panggungnya nanti bersama Hye Sung engga memuaskan banyak pihak.  Konsekuensi apa yang harus diterima JB?


“No matter how far I fall, I’ll still be able to climb back up again. I will prove it to you!“ —JB, Dream High 2.



JB ingin melupakan bebannya, perkataan yang beberapa waktu lalu ia utarakan pada Kang Chul dan Shin PD benar-benar membebaninya. Ia harus melakukan yang terbaik, tapi di satu sisi, Kang Chul dan Shin PD sudah menyiapkan scenario tersendiri untuk JB.

JB mencoba menenangkan dirinya, ia  menggenggam tangan Hye Sung dengan erat. JB mengajak Hye Sung untuk berjalan-jalan, membolos dari kelas. Hye Sung awalnya enggan, tapi JB menarik tangan Hye Sung dan akhirnya mereka dating deh.




Di rival mereka, Ri-an dan Yoo Jin terus menerus melatih kemampuan tarian Tango mereka. Entah sudah berapa kali mereka harus mengulang dan mengulang gerakan yang sama, hanya agar semuanya menjadi sempurna. Kekuatan rasa cemburu Ri-an benar-benar memacunya untuk menjadi yang lebih baik. Ini lho Ri-an, yang engga bakal terpuruk karena JB memilih Hye Sung. Ini lho Ri-an yang ngebuktiin kalau JB bakal menyesal engga memilihnya🙂 hehee


Tapi, rasa lelah yang dirasakan Yoo Jin membuatnya putus asa. Ia meminta waktu untuk beristirahat, tapi Ri-an ingin tetap meneruskan latihan mereka tanpa beristirahat. Hanya dengan alasan bahwa kalau mereka engga berlatih keras, maka kecil kemungkinannya mereka bisa mengalahkan JB dan Hye Sung. 



Yoo Jin menyombongkan dirinya, bukankah Yoo Jin sudah terpilih menjadi kandidat Super Idol, lalu buat apa yang ia berlatih keras, toh ia sudah terpilih. Ri-an mengingatkannya dan membeberkan fakta yang sebenarnya terjadi. 



Ri-an menatap Yoo Jin, ia mengatakan semua scenario yang sudah dipersiapkan Kang Chul dan Shin PD pada Yoo Jin. Alasan kenapa Yoo Jin terpilih menjadi kandidat SuperIdol, kenapa bukan JB yang terpilih. Semuanya Ri-an ungkapkan, agar Yoo Jin mengerti posisinya.



Semua keputusan audisi sudah ditetapkan sebelumnya. Kang Chul yang memiliki kekuasaan besar, bisa melakukan apapun. Apapun, bahkan memanipulasi hasil dari audisi, adalah hal yang sangat mudah bagi Kang Chul. Dari sejak awal, JB-lah yang mendapat peran utama di banyak rencana Kang Chul. Semua rencana yang Kang Chul buat hanya semata-mata untuk menaikkan kemampuan, skill dan pamor JB.



Sedangkan Yoo Jin bahkan Ri-an, hanya dijadikan sebagai perantara. Atau bahasa kasarnya dimanfaatkan oleh Kang Chul agar JB bisa meningkatkan kualitas dan pamornya. Yoo Jin sebagai pacemaker bagi JB. Sedangkan Ri-an, ia sengaja disandingkan dengan JB oleh Kang Chul, hanya agar JB menjadi terlihat sempurna.


Ri-an sudah mengetahui hal itu sejak awal, perannya hanya sebatas pendamping visual JB. Ri-an tulus melakukan hal itu. Diperalat agar karir JB meningkat. Dan kali ini, ia harus mengatakan semua rahasia itu pada Yoo Jin, agar Yoo Jin termotivasi dan sehingga ia bisa berlatih lebih giat. Dengan Yoo Jin mengetahui semuanya, maka usahanya untuk menang akan semakin terpacu. 



Yoo Jin marah besar, kenyataan yang baru saja diberitahukan Ri-an benar-benar mengejutkannya. Ia menemui Kang Chul dan Shin PD. Siapa yang memberikan hak pada mereka menjadikan Yoo Jin sebagai facemaker? Kenapa harus Yoo Jin yang diperalat? 



Belum ada keputusan yang jelas dari audisi, tapi peran Yoo Jin sebagai facemaker bagi JB memang benar. Tapi keputusan akhir semuanya ada di tangan Yoo Jin, menjadi pacemaker atau a winner, semuanya tergantung pada usaha Yoo Jin itu sendiri. Dan juta dari semua itu, Yoo Jin mendapat reward besar. 



Secara langsung, Kang Chul memberikan surat kontrak penerimaan Yoo Jin menjadi bagian artis dari OZ Entertaiment. Bila Yoo Jin menyetujui kontrak tersebut, maka Yoo Jin secara resmi menjadi artis dibawah naungan OZ Ent.



Yoo Jin diam-diam mendatangi toko kecil milik ibunya, karena Shin PD menyinggung keterlibatan orang tua Yoo Jin dalam penandatanganan kontrak itu. Sebelum Yoo Jin menyetujui kontrak, Shin PD menemui orang tua Yoo Jin untuk membahas perihal tersebut. 


Yoo Jin menahan tangisnya, saat Shin PD memberitahukan bahwa orang tua Yoo Jin engga ingin lagi berhubungan dengan Yoo Jin, semua keputusan diserahkan pada Yoo Jin. Entah itu Yoo Jin memutuskan untuk menandatangani kontrak dengan OZ Ent atau tidak.



Sementara, Ri-an dan Yoo Jin masih sibuk memacu motivasi dan kemampuan mereka, JB dan Hye Sung menikmati kebersamaan mereka. Mereka pergi ke pasar traditional, sebuah tempat yang belum pernah JB kunjungi. 



Hye Sung memberikan hadiah sumpit dan sendok untuk JB, bukankah JB sangat menyukai makanan, untuk itu Hye Sung memberikan sumpit dan sendok. 



JB tersenyum dan memberikan kembali sumpit itu pada Hye Sung. Sendok dan sumpit yang engga akan pernah berpisah, JB ingin agar hubungannya dengan Hye Sung engga akan pernah terpisah.



Nana meminta Shi Woo dan Hon Jong untuk memperagakan salahsatu scene popular dari tetanik. Shi Woo diharuskan untuk memegangi pinggang Hong Jong, sedangkan Hong Jong dan Nana bernyanyi bersama. He..



Yoo Jin melampiaskan kekesalannya dengan melempar-lemparkan keras bola basket yang tengah ia mainkan. Rian terus menerus memperhatikan Yoo Jin, ia tahu amarah Yoo Jin akan semakin tersulut bila JB datang. Benar aja, JB dan Hye Sung datang.



JB datang dan menantang Yoo Jin untuk bermain basket. Yoo jin yang amarah belum mereda menerima tantangan JB, tapi dengan syarat yang engga sembarangan. Bila JB menang maka Yoo Jin akan melakukan apapun sesuai dengan yang JB perintahkan. Tapi bila sebaliknya, Yoo Jin memenangkan pertandingan ini, maka Hye Sung akan kembali menjadi miliknya.



Syarat terakhir itu membuat JB tersentak, Hye Sung miliknya dan engga ada satu orangpun yang boleh memilikinya. 



Yoo Jin kesal, amarahnya membuat Yoo Jin memukul JB. JB pikir JB siapa, seenaknya memperalat Yoo Jin dengan menjadikannya pacemaker. JB membiarkan Yoo Jin terus memukulinya tanpa membalas dengan pukulan.



“Aku tau hal itu, maka aku tidak bisa melarikan diri. Aku tau apa yang kau rasakan. Tapi jangan melarikan diri, bahkan saat kau tengah dipukuli kau masih harus mempertahankan dirimu.” ucap JB.



Saat Yoo Jin memukul JB, JB engga menyadari kalau liontin K yang ada di saku bajunya terjatuh. Ri-an yang menemukan liontin K itu.



JB dan Hye Sung menatap bintang. Saat bersama JB maka kehidupan Hye Sung seolah seperti mimpi, JB mencium pipi Hye Sung, menyatakan kalau semuanya bukan Cuma mimpi.



Poor Ri-an. Rasa suka JB pada Hye Sung membuat Ri-an mengingat kembali alasan kenapa JB dan Ri-an putus.



Saat itu bertepatan dengan debutnya I:dn dan HershE, bertepatan pula dengan kematian ayah JB. JB melakukan konser debut tanpa bisa menemani ayahnya disaat-saat terakhirnya. Hal itu dijadikan alasan JB untuk memutuskan hubungannya dengan Ri-an. 



JB: Lebih baik kita putus. Aku sudah berjanji pada ayahku, bahwa aku akan melakukan yang terbaik. Karena aku harus melakukan konser debut ini, aku sama sekali tidak bisa memberikan penghormatan terakhirku pada ayah. Janjiku untuk menjadi yang terbaik, akan segera aku wujudkan.


Tapi sekarang? Saat JB sudah menjadi yang terbaik, kenapa bukan Ri-an yang ada disisinya. Kenapa JB memilih orang lain, padahal JB sendiri yang memutuskan untuk focus membangun karir. Sekarang demi orang lain, JB membiarkan karir dan janjinya untuk menjadi yang terbaik, perlahan-lahan hancur karena kehadiran cinta lain. Dan itu bukan Ri-an.. HUAAA..


Ri-an merasa bahwa JB hanya memandangnya sebagai sesuatu yang engga berharga, sesuatu yang engga sepatutnya untuk disimpan, engga heran, Ri-an berambisi untuk mengalahkan JB dan Hye Sung. Menjatuhkan JB lebih tepatnya.



Hari yang ditentukan tiba.




Yoo Jin dan Ri-an mendapat giliran tampil pertama, tapi ia langsung memohon pada Ailee dan Ui Bong untuk menukar urutan giliran tampil mereka. Ui Bong dan Ailee menyetujuinya, dan akhirnya Yoo Jin dan Ri-an mendapat giliran tampil terakhir.



Sebelum naik ke atas panggung, Ri-an menemui Hye Sung di ruang ganti. Ia menunjukan liontin K yang ia temukan tepat di wajah Hye Sung. Bukankan liontion K itu adalah benda yang sudah dibuang oleh Ri-an, kenapa Hye Sung mengambilnya dan memberikannya pada JB? Apa Hye Sung memang selalu mengambil sesuatu yang sudah Ri-an campakkan.



Pada akhirnya JB akan tersakiti karena Hye Sung, entah itu cepat atau lambat, semuanya pasti akan terjadi, Ri-an memberikan peringatan. Kenapa Ri-an berkata seperti itu, bukankah Ri-an adalah orang yang paling mengkhawatirkan JB. Karena sekarang, Ri-an menetapkan hatinya bahwa JB hanyalah masalalu.



Kalaupun sesuatu yang buruk akan menimpa JB, maka Hye Sung akan melindungi JB agar ia engga terluka.



Ui Bong dan Ailee tampil super perfect🙂



Selanjutnya, JB dan Hye Sung. Penampilan mereka disambut tepukan tangan yang meriah dari penonton.



Penampilan terakhir adalah Yoo Jin dan Ri-an. Mereka melakukan duet yang sweet. 



Di tengah penampilannya, Ri-an ternyata benar-benar menangis. Ri-an sangat menghayati lagu yang ia bawakan. 


Penonton yang menyadari tangisan tulus Ri-an itu langsung merasa iba. Semuanya mulai merasa bersimpati pada Ri-an dan menyalahkan JB. Mereka berkomentar bahwa betapa malangnya Ri-an karena JB sudah mencampakkannya.




Tapi, semuanya memang sudah disetting sedemikian rupa. Tangisan Ri-an di atas panggung memang tulus, tapi dibalik ketulusan itu ia memiliki pemikiran lain. “Cerita cinta bukan berarti harus berakhir dengan manis. Tunggu saja dan lihat. Aku akan membuat semua orang berada di pihaku.” Ujar Ri-an pada Yoo Jin saat mereka hendak menentukan tema lagu yang akan digunakan.


Semua keputusan ada di tangan penonton. Siapapun  yang berhasil mempengaruhi penonton dengan pesona dan chemistry mereka di atas panggung, maka orang itu akan menang. Dan sebaliknya, siapapun yang mengecewakan atau menjatuhkan emosi penonton maka orang itu akan kalah. 


Ri-an melakukan taktik yang tepat. Ia melakukan semuanya dengan fair tanpa mencurangi siapapun, RI-an hanya mempermainkan perasaan audience. Tangisan Ri-an di atas panggung berhasil mengubah image JB menjadi terpuruk. Image JB yang mencampakkan Ri-an.




Dan Shin PD membacakan tentang hasil voting yang diterimanya. Voting bukan hanya menentukan siapa yang terbaik, tapi juga siapa yang harus dieliminasi. Pengeliminasian dilakukan bagi mereka yang mendapat point voting terkecil.



Shin PD membacakan terlebih dulu mengenai siapa yang harus tereliminasi. Dan..
“Hari ini, yang harus tereliminasi adalah……………………… JB!”
bersambung..



source recap-koreandrama

2 Responses to “Dream High 2 Episode 12”

  1. yeon ta March 30, 2012 at 2:02 am #

    aku sangat suka jinwoon dan ji yeon di sini

  2. sefira ayh March 31, 2012 at 3:36 pm #

    aku ska couple RIAN-JB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: